| Diisolasi Di Secapa AD , 24 Orang Pegawai DPRD Jabar Positif COVID-19 | | Paman-Ponakan Tewas Tenggelam Saat Menonton Pemancing Ikan Di Sungai Cikarang | | Akibat Tanah Gerak Dua Rumah Di Purworejo Ambruk Dan Belasan Lainnya Rusak | | Kelompok Petani Desa Lanjut Mendapatkan Perluasan 100 Hektar Lahan Untuk Penanaman Ubi kayu | | Komjen Pol Listyo Sigit Jadi Kapolri Baru Didukung Ketua Lembaga Dakwah PCNU Rohul | | Akibat Cuaca Ekstrim, Kecamatan Singkep Barat Gelar Apel Kesiapan Penanganan Bencana
⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Con Queen Of Hollywood Julukan Dari Amerika Serikat Buat WNI Hargobind Punjabi
Sabtu, 05-12-2020 - 12:39:34 WIB

TERKAIT:
 
  • Con Queen Of Hollywood Julukan Dari Amerika Serikat Buat WNI Hargobind Punjabi
  •  

    GardaMETRO.com,LONDON - Seorang pria Indonesia dipersidangkan di London, Inggris pada Jumat 4 Desember 2020 atas dugaan kasus penipuan yang dilakukannya di Amerika Serikat. Dijuluki sebagai 'Con Queen of Hollywood' atau Ratu Penipu Hollywood, ia diduga melakukan sejumlah kasus penipuan, termasuk salah satunya meniru eksekutif perfilman wanita untuk mengelabui banyak calon bintang yang akan berkarier di Hollywood.

    Tersangka adalah Hargobind Tahilramani Punjabi (41). Ia diduga telah menipu ratusan ribu dolar dari para calon bintang yang penuh harapan untuk berkarier di Hollywood.

    Biro Investigasi Federal AS atau FBI sedang menyelidiki dugaan penipuan tersebut, yang diduga sudah dimulai sejak 2013.

    Dikutip dari BBC, Sabtu (5/12/2020), Punjabi baru-baru ini ditangkap di Inggris. AS telah mengajukan permohonan untuk ekstradisinya.

    Penangkapan tersebut dilakukan atas dasar pencurian identitas, penipuan melalui telekomunikasi (wire fraud), dan konspirasi untuk melakukan aksi penipuannya tersebut.

    Permintaan ekstradisi diharapkan dapat direalisasikan pada bulan Januari 2021.

    Pada persidangan Jumat lalu di Pengadilan Magistrat Westminster, Hakim David Robinson mengatakan bahwa ada alasan kuat untuk percaya bahwa Punjabi tidak akan menyerahkan diri ke pengadilan berikutnya jika dia diberikan bebas dengan jaminan. Oleh karena itu, pengadilan memtuskan untuk menahannya selama 28 hari.

    Punjabi ditangkap oleh polisi di Manchester pekan lalu dengan bantuan penyelidik swasta dari sebuah perusahaan bernama K2 Integrity.

    Punjabi diduga menyamar sebagai berbagai bos rumah produksi film Hollywood, di antaranya Kathleen Kennedy (Lucasfilm), Amy Pascal (eks-Sony Pictures), dan Sherry Lansing (eks-Paramount).

    Dia juga diduga berpura-pura menjadi Wendi Murdoch, pengusaha, produser film dan mantan istri Rupert Murdoch, bersama dengan beberapa eksekutif film pria.

    Kantor berita AFP mengatakan bahwa dokumen pengadilan, yang diajukan di California, menunjukkan pekerja industri film didekati dengan tawaran pekerjaan di industri hiburan yang menguntungkan dan diinstruksikan untuk melakukan perjalanan ke Indonesia untuk tugas-tugas termasuk pencarian lokasi, penelitian dan penyusunan skenario.

    Sebuah dokumen menyebutkan bahwa Punjabi akan menggunakan aksen palsu dan mengubah suaranya agar terdengar seperti wanita yang kemudian menjadi dasar bagi media untuk menjulukinya sebagai 'Ratu Penipu.

    Ketika para korban tiba di Indonesia, mereka diduga ditipu dengan mata uang AS untuk pembayaran di muka kepada Punjabi dan rekan-rekannya, yang menawarkan proyek film yang tidak pernah terwujud.

    Jika para korban mengeluh atau menyatakan keraguan, Punjabi kadang-kadang mengancam untuk mengeluarkan mereka dari "proyek film" tersebut.

    FBI mengatakan bahwa dugaan penipuan itu beralih ke "video pelatihan palsu". Hal itu terjadi ketika larangan perjalanan diberlakukan karena pandemi virus COVID-19.

    "Ini dimulai sebagai penyelidikan terhadap satu kasus peniruan identitas, tetapi berkembang dari sana menjadi penyelidikan terhadap serangkaian peniruan identitas," imbuh Jules Kroll selaku salah satu pendiri K2 Integrity.(Red)

    Sumber:liputan6



     
    Berita Lainnya :
  • Con Queen Of Hollywood Julukan Dari Amerika Serikat Buat WNI Hargobind Punjabi
  •  
    Komentar Anda :

     
    PILIHAN +
    01 Suami Istri Menggelapkan Uang Masyarakat Miliaran Rupiah, Berkedok Arisan Online
    02 Alm Briptu Nanda Asmara Dikebumikan, Keluarga Besar Polres Batubara Sangat Kehilangan
    03 Beredarnya Video Tidak Senonoh Diduga Oknum Anggota DPRD Kabupaten Nias Tidak Menjaga Marwah Dewan
    04 Cabuli Pelajar SMK, Ayah Tiri di Rawa Jitu Selatan Ditangkap Polisi
    05 Heboh, Warga Geger Kuburan Di Bongkar ,Tali Pocong di Curi
    06 Ponakan Sendiri Disetubuhi Oleh Seorang Perangkat Desa Banuasibohou
    07 Diduga Korupsi DD-ADD Pj Kades Antonioman Manaraja, Dan Terpilih Lagi Jadi Kades Defenitif Lahusa Fau
     
    GardaMETRO.com adalah Situs berita nasional terkini, media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Portal berita ini selama 24 jam dalam sepekan selalu update, dan secara kreatif mengawinkan teks, foto, video dan suara. Fokus pada pembaca di Indonesia dan luar negeri. Selengkapnya
     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Ekonomi
    + Politik
    + Nasional
    + Daerah
    + Hukrim
    + Gaya Hidup
    + Internasional
    + Indeks Berita
     
     

    Alamat Kantor

     
    Jl. Hangtuah Ujung No. 69
    Pekanbaru - Riau
    Hotline :
    www.GardaMETRO.com
    MEMBER OF :
    Ikatan Media Online (IMO)
    Indonesia Himpunan Pewarta Indonesia (HPI)
     
    © 2021 GardaMETRO.com, all rights reserved