| Masyarakat Mendukung Penuh Program yang di Laksanakan pemdes Kampung Madura | | Camat Kuantan Hilir Lakukan Monev Dana Desa Tahap 1 TA 2024 di Desa Kampung Tengah | | Pemdes Kampung Tengah Menyalurkan 24 KPM BLT-DD Triwulan II , Masyarakat Bahagia | | Rikky Fermana Wakil Ketua KI Babel: Transparansi Informasi Publik Adalah Hak Setiap Warga | | Menjelang Lebaran Idul Adha Pemerintah Desa Muara Semah Realisasikan BLT DD Tahap 2 Tahun 2024 | | Tim monev Kecamatan Kuantan Hilir, Cek Pengunaan Anggaran Dana Desa Tahap I Desa Kampung Madura
⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Usik Kondusifitas Masyarakat Riau, Ketum PMN Desak Wan Abu Bakar Klarifikasi Pernyataannya
Senin, 20-05-2024 - 14:43:23 WIB

TERKAIT:
   
 

GardaMetro.com, PEKANBARU -- Ketua Umum DPP Pro Media Nusantara (PMN) S Hondro merespon pernyataan Wan Abu Bakar yang viral di media sosial TikTok beberapa waktu lalu. Dalam pernyataannya, mantan Gubernur Riau 3 bulan itu mengatakan pemimpin Riau kedepannya harus diisi oleh putra asli daerah.

"Saya gak paham maksud pak Wan Abu Bakar ini. Putra asli daerah itu seperti apa kriterianya. Tolong Anda jelaskan supaya tidak menimbulkan bias dan persepsi di ranah publik," ungkap S Hondro kepada awak media, Sabtu (18/5/2024).

Namun, lanjut Sekjen DPP Ikatan Media Online (IMO) Indonesia ini, pernyataan tersebut telah memicu spekulasi dan multi tafsir yang membikin kegaduhan. "Seharusnya sebagai seorang yang ditokohkan di Riau, tidak sepantasnya pak Wan Abu Bakar mengeluarkan statemen yang berpotensi berbau primordialisme yang dapat menimbulkan pengkotak-kotakan di masyarakat Riau,"  tegas Hondro.

Kemudian, ditengah situasi sosial politik menjelang Pilkada serentak dimana masyarakat sudah merasakan kesejukan pasca Pilpres, tiba tiba muncul pernyataan seperti itu, menurut Hondro tidak elok seorang yang mengaku tokoh membuat pernyataan yang berpotensi menyinggung etnis lain yang sudah bertahun-tahun tinggal di Riau bahkan sudah menjadi bagian dari masyarakat Riau.

"Di Riau ini kita hidup dalam heterogenitas yang kuat. Semua suku dan agama ada di Riau. Boleh dikatakan Riau ini salah satu miniatur nya Indonesia. Apalagi konsep bhineka tunggal Ika kan sudah jelas. Berbeda-beda tapi satu," pungkasnya.***



 
Berita Lainnya :
  • Usik Kondusifitas Masyarakat Riau, Ketum PMN Desak Wan Abu Bakar Klarifikasi Pernyataannya
  •  
    Komentar Anda :

     
    PILIHAN +
    01 Suami Istri Menggelapkan Uang Masyarakat Miliaran Rupiah, Berkedok Arisan Online
    02 Alm Briptu Nanda Asmara Dikebumikan, Keluarga Besar Polres Batubara Sangat Kehilangan
    03 Beredarnya Video Tidak Senonoh Diduga Oknum Anggota DPRD Kabupaten Nias Tidak Menjaga Marwah Dewan
    04 Cabuli Pelajar SMK, Ayah Tiri di Rawa Jitu Selatan Ditangkap Polisi
    05 Heboh, Warga Geger Kuburan Di Bongkar ,Tali Pocong di Curi
    06 Diduga Korupsi DD-ADD Pj Kades Antonioman Manaraja, Dan Terpilih Lagi Jadi Kades Defenitif Lahusa Fau
    07 Ponakan Sendiri Disetubuhi Oleh Seorang Perangkat Desa Banuasibohou
     
    GardaMETRO.com adalah Situs berita nasional terkini, media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Portal berita ini selama 24 jam dalam sepekan selalu update, dan secara kreatif mengawinkan teks, foto, video dan suara. Fokus pada pembaca di Indonesia dan luar negeri. Selengkapnya
     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Ekonomi
    + Politik
    + Nasional
    + Daerah
    + Hukrim
    + Gaya Hidup
    + Internasional
    + Indeks Berita
     
     

    Alamat Kantor

     
    Jl. Hangtuah Ujung No. 69
    Pekanbaru - Riau
    Hotline :
    www.GardaMETRO.com
    MEMBER OF :
    Ikatan Media Online (IMO)
    Indonesia Himpunan Pewarta Indonesia (HPI)
     
    © 2021 GardaMETRO.com, all rights reserved