| Polsek Bonai Darussalam Grebek Dua Lokasi Diduga Judi Tembak Ikan | | Wujudkan Netralitas Polri, Kapolres Kuansing Tegaskan Kepada Jajarannya Untuk Tidak Melakukan Politik Praktis | | Pjs Bupati Rohul Dukung Percepatan Program PTSL PM 20 | | Ketua Koalisi Nomor 2 Skawan, Minta Seluruh Tim Jemput Suara Rakyat Sampai Hari Penyoblosan | | Terpilih Melalui Muscaplub, Syahmadi Malau Jabat Ketua MPC PP Rohul | | PKNR dan HIMNI Rohul Sampaikan Dukungan dan Menangkan Hartop Nomor Urut 1
⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Gubernur Riau Hadir di Festival Subayang Majukan Sektor Pariwisata
Senin, 16-11-2020 - 12:15:13 WIB

Gubernur Riau H Syamsuar
TERKAIT:
 
  • Gubernur Riau Hadir di Festival Subayang Majukan Sektor Pariwisata
  •  

    GardaMETRO.com, KAMPAR - Gubernur Riau, H Syamsuar merasa bangga dengan event pariwisata Festival Subayang. Hal itu ia ungkapan ketika hadir pada kegiatan tersebut, pada Minggu (15/11/2020).

    Festival Subayang digelar pada tanggal 14-15 November 2020. Lokasi pelaksanaannya di kawasan Suaka Margasatwa (SM) bukit Rimbang, bukit Baling, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.

    Pembukaan event ini dilaksanakan secara virtual, pada Sabtu (14/11) malam lalu. Guna mematuhi protokol kesehatan, peserta yang hadir ke lokasi acara, dibatasi hanya bagi 100 orang peserta atau wisatawan, dan telah disiapkan uji rapid swab untuk 150 sampel. Perhelatan ini menyajikan kegiatan explore destinasi wisata Batu Dinding dan acara seni pertunjukan yakni, pemutaran film pariwisata dan beberapa atraksi kesenian dari masyarakat lokal.

    Kemudian, pada hari Minggu (15/11/2020) juga digelar beberapa rangkaian kegiatan yaitu, Field trip Rimbang Baling menelusuri sungai Subayang, prosesi budaya bukit harimau, makan bajambau dan panen ikan di lubuk larangan.

    Rombongan Gubernur Riau, tiba di tepian Sungai Subayang, tepatnya di Desa Gema, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, pada pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, melanjutkan perjalanan menggunakan sampan bermotor atau yang biasa disebut masyarakat setempat dengan sebutan robin menuju Desa Tanjung Beringin. Menghabiskan waktu tempuh 2 jam perjalanan.

    Selama di perjalanan, sampan yang ditumpangi orang nomor satu di Riau itu, mengarungi derasnya arus Sungai Subayang. Rimbunan pepohonan di kawasan margasatwa itu memanjakan mata. Belum lagi hadirnya pemandangan satwa liar jenis primata, monyet ekor panjang (Macaca fasicularis). Selain itu, di sepanjang perjalanan juga dapat dijumpai Siamang (Symphalangus syndactylus) dan Owa ungko (Hylobates agilis).

    Gubernur Riau mengatakan, tujuan ia datang pada event tersebut guna membantu mempromosikan pariwisata yang ada di daerah tersebut. Dirinya datang didampingi istri yang juga Ketua TP PKK Riau, Hj Misnarni, Kapolda Riau Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi SH, SIK, M.Si beserta istri. Kemudian, Sekda Riau H Yan Prana Jaya beserta istri, perwakilan Korem 031/Wira Bima, Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto, Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, dan Kepala Dinas Pariwisata Riau, Roni Rakhmat.

    "Tujuan kami datang tak lain guna mempromosikan Festival Subayang. Kunjungan ini merupakan yang ke dua kalinya di destinasi yang ada di Kabupaten Kampar. Jadi kami akan mempromosikannya bersama-sama Forkompimda. Sebelumnya kami juga telah mengunjungi danau Tepian Mahligai. Nah hari ini di Festival Subayang," kata Syamsuar di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar.

    Pada kesempatan itu Syamsuar juga menyampaikan, bahwa kedatangannya di Festival Subayang 2020, juga mengajak Putri Indonesia Pariwisata 2017, Karina Nadila. Bertujuan guna membantu mempromosikan event itu. Ia turut merasa bangga, pasalnya menurut panitia pelaksana, Festival Subayang telah digelar lima kali, sejak tahun 2016.

    "Festival Subayang cukup bagus. Banyak destinasi wisata alam yang bisa dikembangkan lagi menjadi ekowista agar bisa semakin dikenal oleh para wisatawan nusantara dan mancanegara," tutur Gubernur Riau.

    "Dalam rangkaian kegiatan festival ini memiliki nilai-nilai adat yang sangat asli. Nah ini bisa menjadi nilai jual di sektor pariwisata. Tidak semua wisatawan suka terhadap hal-hal yang modern. Namun, banyak juga yang tertarik dengan konsep-konsep, atraksi wisata yang masih mengandung nilai-nilai adat yang masih asli," sebutnya.

    "Keaslian nilai-nilai adat ini harus dilestarikan dan dipertahankan, juga bisa diteruskan kepada anak, keponakan kita, agar bisa terbiasa dengan yang telah dilakukan oleh orang tua sejak jaman dahulu ini," tandasnya.

    Sementara, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Riau, mengungkapkan, Festival Subayang idenya, bukan kumpul-kumpul biasa. Bukan helat pelepas tanya. Di lingkarannya, sebegitu besar harapan. Bahwa kenduri ini semoga sarat makna. Menjadi Spirit, menggugah inspirasi. Menghadirkan pikiran dan langkah baru.

    "Kampar adalah bentang harapan. Kita saksikan bagaimana kecantikan alam, keunikan kultur, bersatu dalam harmoni. Sejarah, ragam peninggalan, kuliner dan permainan anak negeri. Kita mengenali aneka kesenian tradisi sampai lagu-lagu Ocu. Tak banyak daerah yang seperti Kampar. Sangat kaya dengan romansa, "ungkap Roni.

    "Belakangan kita mendapati Kampar berada di barisan terdepan dalam merespon dunia kepariwisataan. Paling menarik, tentu saja, bagaimana ia dikelola tanpa meninggalkan kearifan lokal. Dari Lubang Kalam, terus Puncak Kompe. Menyusul Pulau Cinta di Teluk Jering. Kampar memang sedemikian laju," ujarnya.

    Lebih lanjut Roni menuturkan, ada persepsi tentang kepariwisataan yang terus tumbuh. Anak-anak muda di Koto Masjid, misalnya, belakangan tak hanya mengandalkan salai patin sebagai primadona ekonomi, namun coba membuka kawasan wisata baru. Harapan mereka, suatu hari nanti, desa itu menjadi bagian dari denyut kepelancongan.

    "Kita saksikan pula, ragam komunitas kepariwisataan coba melestarikan rumah lontiok.  Harapannya suatu saat jadi heritage. Kampar, memang luar biasa," tuturnya.

    Ia menambahkan, pariwisata, memang menjanjikan nilai ekonomi, sekaligus merangsang pelakunya dalam melestarikan alam, mempertahankan budaya atau hal-hal positif lainnya.

    "Kampar dekat dengan bandara dan Ibukota Propinsi. Memiliki kekhasan yang sangat beragam. Mulai dari Muara Takus sampai Lopek Bugi. Dari Batu Songgan, Sungai Kopu sampai panen ikan di Subayang. Hari ini, yang kita perlukan sesungguhnya tak banyak. Hanya sebentuk rasa percaya diri, visi yang kuat, cara mengelola, disusul langkah seayun. Dinas Pariwisata Provinsi Riau, membuka pintu selebar-lebarnya. Mari kita sering-sering berdiksusi. Sering-seringlah kita ini bekerja sama," ajaknya.

    "Alam dan kultur adalah tempat kita berguru. Sungai Kampar menghilir dari hulu ke muara sebelum sampai di laut lepas. Anak-anak muda kita, yang tampil di Festival ini, adalah mereka yang akan jadi nakhoda," sebutnya.

    Ia menyampaikan, bahwa dunia kini, seolah tak lagi sama. Dunia sekarang seolah disatukan telepon genggam. Untuk anak-anak muda, teruslah mengikut arus tekhnologi. Siap bertarung di dunia yang kian mengglobal. Berkarya sesuai zaman. Mencipta sesuai era. Kabarkanlah pada dunia, keelokan alam, keramahan kultur dan bagaimana, orang kita sedemikian menghargai akal budi.

    "Sesekali, jangan lupakan jati diri. Jadilah anak-anak muda Lancang Kuning. Berlayar malam. Menghadang apa segala tiba dengan keberanian dan kebanggaan. Salam kreatif," tandasnya. (MCR/Rls)



     
    Berita Lainnya :
  • Gubernur Riau Hadir di Festival Subayang Majukan Sektor Pariwisata
  •  
    Komentar Anda :

     
    PILIHAN +
    01 Suami Istri Menggelapkan Uang Masyarakat Miliaran Rupiah, Berkedok Arisan Online
    02 Alm Briptu Nanda Asmara Dikebumikan, Keluarga Besar Polres Batubara Sangat Kehilangan
    03 Cabuli Pelajar SMK, Ayah Tiri di Rawa Jitu Selatan Ditangkap Polisi
    04 Beredarnya Video Tidak Senonoh Diduga Oknum Anggota DPRD Kabupaten Nias Tidak Menjaga Marwah Dewan
    05 Heboh, Warga Geger Kuburan Di Bongkar ,Tali Pocong di Curi
    06 Ponakan Sendiri Disetubuhi Oleh Seorang Perangkat Desa Banuasibohou
    07 Diduga Korupsi DD-ADD Pj Kades Antonioman Manaraja, Dan Terpilih Lagi Jadi Kades Defenitif Lahusa Fau
     
    GardaMETRO.com adalah Situs berita nasional terkini, media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Portal berita ini selama 24 jam dalam sepekan selalu update, dan secara kreatif mengawinkan teks, foto, video dan suara. Fokus pada pembaca di Indonesia dan luar negeri. Selengkapnya
     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Ekonomi
    + Politik
    + Nasional
    + Daerah
    + Hukrim
    + Gaya Hidup
    + Internasional
    + Indeks Berita
     
     

    Alamat Kantor

     
    Jl. Hangtuah Ujung No. 69
    Pekanbaru - Riau
    Hotline :
    0823-8884-6661
    www.GardaMETRO.com
    MEMBER OF :
    Ikatan Media Online (IMO)
    Indonesia Himpunan Pewarta Indonesia (HPI)
     
    © 2019 GardaMETRO.com, all rights reserved