| SHGB Tak Kunjung Terbit, Bu Kartika Klaim Rugi Rp 340 Juta, TAPAK Riau Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Riau | | Jejak Jenderal Listyo Sigit: Kini Jadi Kepala KSP dan Dianugerahi Bintang Mahaputra Adipurna | | LPPH Riau Audiensi ke LAM Riau, Minta Tunjuk Ajar dan Dapat Kehormatan Pemasangan Tanjak | | Enam Program Prioritas Suyudi Ario Seto: Rampingkan Mabes, Perkuat Polda Hingga Berantas Judi Online | | Zulkardi Desak Aspirasi Warga Rumbai Tak Berhenti di Meja Anggaran: 16 Usulan Belum Terakomodasi | | Ketum PKMNR, S. Hondro Kecam Dugaan Aksi Premanisme di Kulim, Desak Polisi Segera Tindak Para Terlapor
⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
SHGB Tak Kunjung Terbit, Bu Kartika Klaim Rugi Rp 340 Juta, TAPAK Riau Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Riau
Sabtu, 03-10-2026 - 09:25:51 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU — TAPAK Riau resmi mendampingi Bu Kartika membuat laporan polisi ke SPKT Polda Riau terkait dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dalam pengurusan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) milik orang tua korban, Sabtu (3/10/26).

Perkara ini bermula ketika terlapor menjanjikan kepada korban bahwa SHGB yang diterbitkan sekitar tahun 1980, yang telah berakhir masa berlakunya dan sertifikat fisiknya hilang, dapat diproses kembali atau diperpanjang melalui Kantor Pertanahan/BPN Kota Pekanbaru.

Atas janji tersebut, korban kemudian menyerahkan uang secara bertahap kepada terlapor hingga total mencapai sekitar Rp340 juta.

Namun sampai laporan dibuat, SHGB yang dijanjikan tidak pernah diterima oleh korban. Bahkan, berdasarkan bukti percakapan WhatsApp yang telah dipelajari, terdapat permintaan tambahan dana kepada korban setelah sejumlah uang sebelumnya telah diserahkan.

Sebelum mendampingi korban membuat laporan, TAPAK Riau telah mempelajari sejumlah bukti, antara lain rekening koran, bukti transfer, percakapan WhatsApp, serta keterangan dan bukti pendukung lainnya.

Juru Bicara TAPAK Riau, Mirwansyah, S.H., M.H., mengatakan laporan tersebut telah diterima oleh SPKT Polda Riau dan pihaknya berharap aparat penegak hukum segera melakukan pendalaman secara menyeluruh.

“Kami meminta Bapak Kapolda Riau dan jajaran untuk memberikan atensi terhadap laporan ini. Apabila dari hasil penyelidikan dan penyidikan telah terpenuhi syarat hukum, kami meminta terlapor segera diamankan atau ditangkap sesuai ketentuan hukum yang berlaku, agar perkara ini tidak berlarut-larut dan tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban,” ujar Mirwansyah.

Diduga Memenuhi Unsur Penipuan dan Penggelapan

TAPAK Riau mendasarkan laporan tersebut antara lain pada ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mulai berlaku pada 2 Januari 2026. (Peraturan BPK)

Pasal 492 KUHP mengatur tindak pidana penipuan, yaitu perbuatan dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum dengan menggunakan nama atau kedudukan palsu, tipu muslihat, atau rangkaian kata bohong yang menggerakkan orang menyerahkan barang atau melakukan perbuatan tertentu. Ancaman pidananya adalah penjara paling lama 4 tahun atau denda paling banyak kategori V. (JDIH Komisiyudisial)

Sementara itu, Pasal 486 KUHP mengatur tindak pidana penggelapan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun atau denda paling banyak kategori IV. Untuk kategori IV, batas dendanya adalah Rp200 juta. (Halo JPN)

“Dengan memperhatikan fakta yang disampaikan korban dan bukti-bukti yang telah kami pelajari, kami menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik Polda Riau untuk menguji terpenuhi atau tidaknya unsur-unsur pidana tersebut,” kata Mirwansyah.

Selain meminta penanganan terhadap terlapor, TAPAK Riau juga meminta penyidik menelusuri aliran dana, komunikasi, dokumen, serta pihak-pihak lain yang mungkin berkaitan dengan perkara ini, sepanjang ditemukan berdasarkan alat bukti dan hasil penyidikan.

“Kami tidak ingin perkara ini berhenti hanya pada siapa yang menerima uang. Kalau dalam proses penyidikan ditemukan adanya pihak lain yang turut terlibat, mengetahui, membantu, atau memiliki peran dalam rangkaian peristiwa ini, kami meminta semuanya didalami sesuai hukum,” tegas Mirwansyah.

TAPAK Riau mengapresiasi jajaran Polda Riau yang telah menerima laporan korban melalui SPKT dan berharap perkara tersebut ditangani secara profesional, transparan, serta berdasarkan alat bukti.

“Jangan sampai ada korban berikutnya. Masyarakat harus mendapatkan perlindungan hukum. Kami akan mengawal perkara ini bersama korban dan menghormati seluruh proses hukum yang dilakukan oleh penyidik,” tutup Mirwansyah.***



 
Berita Lainnya :
  • SHGB Tak Kunjung Terbit, Bu Kartika Klaim Rugi Rp 340 Juta, TAPAK Riau Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    PILIHAN +
    01 Jelang Pelantikan DPD, GRIB Jaya Pekanbaru Perluas Dukungan dan Sinergi dengan Berbagai Elemen Daerah
    02 Suami Istri Menggelapkan Uang Masyarakat Miliaran Rupiah, Berkedok Arisan Online
    03 Ponakan Sendiri Disetubuhi Oleh Seorang Perangkat Desa Banuasibohou
    04 Alm Briptu Nanda Asmara Dikebumikan, Keluarga Besar Polres Batubara Sangat Kehilangan
    05 Kerugian Negara Ditaksir Capai Rp 213 Miliar, GATOT Ungkap Aktor Intelektual di Balik Kasus Rokok Ilegal Terbesar di Riau ?
    06 Heboh, Warga Geger Kuburan Di Bongkar ,Tali Pocong di Curi
    07 LSM INPEST Minta Satgas PKH Segera Sidak Dan Audit Perkebunan PT. MMJ Di Rupat
     
    GardaMETRO.com adalah Situs berita nasional terkini, media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Portal berita ini selama 24 jam dalam sepekan selalu update, dan secara kreatif mengawinkan teks, foto, video dan suara. Fokus pada pembaca di Indonesia dan luar negeri. Selengkapnya
     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Ekonomi
    + Politik
    + Nasional
    + Daerah
    + Hukrim
    + Gaya Hidup
    + Internasional
    + Indeks Berita
     
     

    Alamat Kantor

     
    Jl. Hangtuah Ujung No. 69
    Pekanbaru - Riau
    Hotline :
    www.GardaMETRO.com
    MEMBER OF :
    Ikatan Media Online (IMO)
    Indonesia Himpunan Pewarta Indonesia (HPI)
     
    © 2021 GardaMETRO.com, all rights reserved