| Bharaduta Polres Kuansing Berbagi Berkah di Bulan Suci Ramadhan | | DPRD Riau Paripurna Penyampaian Hasil Kerja Pansus Terhadap LKPJ Kepala Daerah Tahun 2020. | | MARI Tolak Kasasi Pemkab Rohul, Perintahkan Hak Mantan Anggota DPRD Teddy Mirza Dall Dibayarkan. | | Guna Putuskan Mata Rantai Penyebaran Virus Covid 19, Camat Gunung Tujuh Bagikan Ribuan Masker Kepada Masyarakat | | Alhamdulillah, Umur 11 Tahun Adrian Wilan Putra, Mendapat Juara I MTQ | | Lestarikan Budaya Adat Suku Mongondow, Ini Harapan Masyarakat Dumoga Kepada Pemerintah Bolmong
⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Ustaz Adam Buat Hoaks Babi Ngepet di Depok Aksinya Disesalkan MUI Jabar
Jumat, 30-04-2021 - 14:21:10 WIB

TERKAIT:
 
  • Ustaz Adam Buat Hoaks Babi Ngepet di Depok Aksinya Disesalkan MUI Jabar
  •  

    GardaMETRO.com, Jabar - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menyesalkan aksi hoaks babi ngepet yang dilakukan ustaz Adam di Depok. MUI Jabar menyebut aksi ustaz tersebut menimbulkan dosa yang berlipat.

    "Pertama tentang fenomena babi ngepet, saya katakan babi ngepet itu hanya sebuh mitos saja. Kalau mitos itu tidak jelas kebenarannya dan justru kita harus menghindari kepercayaan-kepercayaan yang berbau mistis itu. Saya pikir itu bisa menjurus kepada kemusyirikan nantinya. Kemudian sekarang apalagi ada pertentangan bahwa ini dibuat sebuah berita hoaks apalagi itu itu ustaz. Kami tentu menyayangkan sekali," ujar Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar saat dihubungi, Jumat (30/4/2021).

    Rafani menuturkan dalam kasus ini ada dua fenomena yang muncul. Pertama terkait isu babi ngepet dan kedua ustaz yang ternyata percaya oleh pengaruh teknologi informasi.

    "Jadi sekarang ini mau berbohong, menyebar fitnah, dan ghibah kan ada sarananya. Sarananya yaitu teknologi dan informasi itu. Medos, Facebook, Twitter dan segala macam. Jadi sangat disayangkan apalagi dia seorang ustaz," kata dia.

    Berdasarkan penyelidikan dan pengakuan, ustaz tersebut mengembuskan isu agar terkenal. Rafani mengatakan hal itu harus dihindari apalagi dengan mengembuskan isu babi ngepet.

    "Itu harus dihindari dan merupakan langkah yang tidak benar sama sekali. Kalau mau jadi ustaz, jadilah ustaz yang baik, yang menuntut ilmu dari bawah, tekun, sabar, serius. Kalau ingin jadi mubaligh, ya dari bawah, latihan. Pokoknya sekarang ini tidak bisa instan seperti itu," tuturnya.

    "Karena ilmu agama itu begitu luas dan berhubungan segala macam terutama dengan ilmu pengetahuan. Kalau tiba-tiba ada ustaz ingin cepat terkenal dengan cara membuat berita hoaks itu ya terkenal karena hal negatif," kata dia menambahkan.

    Pihaknya pun mengingatkan agar tak ada lagi masyarakat terlebih ustaz yang melakukan cara-cara demikian terlebih untuk terkenal. Sebab, kata dia, cara-cara seperti itu tak dibenarkan oleh agama.

    "Bagi yang tidak mempunyai dasar pemahaman akan dengan mudah percaya. Coba bayangkan, dia menyebarkan berita bohong lalu dipercaya orang lain. Dosanya berlipat-lipat menurut saya apalagi dia mengklaim dirinya sebagai ustaz. Ustaz itu harus mencerahkan, membimbing ke jalan yang lurus bukan membelokan begitu. Itu bisa dikategorikan ustaz yang menyesatkan. Kalau memang betul itu direkayasa," ujarnya.

    Kehebohan babi ngepet di Depok ternyata hanya aksi tipu-tipu belaka. Cerita bohong ini dibuat oleh pria bernama Adam Ibrahim karena ingin terkenal. Adam Ibrahim kini telah ditetapkan sebagai tersangka hoax babi ngepet. Polisi menjelaskan semua yang dipaparkan Adam Ibrahim hanya rekayasa.

    "Kami sampaikan semua yang sudah viral tiga hari sebelumnya itu adalah hoax, itu berita bohong. Kejadiannya tidak seperti apa yang diberitakan," ujar Kapolresta Depok Kombes Imran Siregar dalam jumpa pers di Polresta Depok, Jl Margonda Raya, Depok, Kamis (29/4) kemarin.

    Adam membeli babi tak langsung mendatangi pembeli, melainkan lewat toko online. Kurir mengantarkan hewan berkaki empat itu ke tempat Adam. Duit untuk aksi tipu-tipu ini berasal dari urunan kelompok Adam.

    "Kita beli di online Rp 900 ribu dan ongkos kirim ada dan dikirim tepat pada jam 11 (malam) babi itu datang dilepas di depan rumah saya. Dan kita nungguin babi itu untuk datang. Karena posisinya dilepas, babi itu sangat mudah untuk jalan ke yang disediakan," kata Adam.(rilis)

    sumber detiknews



     
    Berita Lainnya :
  • Ustaz Adam Buat Hoaks Babi Ngepet di Depok Aksinya Disesalkan MUI Jabar
  •  
    Komentar Anda :

     
    PILIHAN +
    01 Suami Istri Menggelapkan Uang Masyarakat Miliaran Rupiah, Berkedok Arisan Online
    02 Alm Briptu Nanda Asmara Dikebumikan, Keluarga Besar Polres Batubara Sangat Kehilangan
    03 Beredarnya Video Tidak Senonoh Diduga Oknum Anggota DPRD Kabupaten Nias Tidak Menjaga Marwah Dewan
    04 Cabuli Pelajar SMK, Ayah Tiri di Rawa Jitu Selatan Ditangkap Polisi
    05 Heboh, Warga Geger Kuburan Di Bongkar ,Tali Pocong di Curi
    06 Ponakan Sendiri Disetubuhi Oleh Seorang Perangkat Desa Banuasibohou
    07 Diduga Korupsi DD-ADD Pj Kades Antonioman Manaraja, Dan Terpilih Lagi Jadi Kades Defenitif Lahusa Fau
     
    GardaMETRO.com adalah Situs berita nasional terkini, media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Portal berita ini selama 24 jam dalam sepekan selalu update, dan secara kreatif mengawinkan teks, foto, video dan suara. Fokus pada pembaca di Indonesia dan luar negeri. Selengkapnya
     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Ekonomi
    + Politik
    + Nasional
    + Daerah
    + Hukrim
    + Gaya Hidup
    + Internasional
    + Indeks Berita
     
     

    Alamat Kantor

     
    Jl. Hangtuah Ujung No. 69
    Pekanbaru - Riau
    Hotline :
    www.GardaMETRO.com
    MEMBER OF :
    Ikatan Media Online (IMO)
    Indonesia Himpunan Pewarta Indonesia (HPI)
     
    © 2021 GardaMETRO.com, all rights reserved