| Pemerintahan Desa EN Satu Sukses Salurkan BLT Dana Desa Tahap Ke I dan II | | Polsek Kampar Kiri Tangkap Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur | | Johan Murod  Bilang Begini Tentang Sahabatnya Thomas Yusman Ketua KADIN Babel | | Depan Ketua Komisi III DPRD Rohul dan Pengawas Disnaker Riau, Humas PT SJI Nusa Coy Berdalih Meski Diduga Langgar UU Nomor 24 Tahun 2011 | | Hasto Suryo Atmojo Ketua LPSK Tandatangani Mou Penanganan Medis Bagi Saksi Dan Korban | | Anggota BPD Kabupaten Pelalawan Dilantik, Bupati H. Zukri Harapkan, Anggota DPD Dapat Menjalankan Tugasnya Dengan Baik
⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Kerjasama Polres Rohul dan Polda Riau Ungkap Kasus T.P. Curas Modus Bobol Mesin ATM BRI Rambah Hilir, 4 Pelaku Ditangkap.
Senin, 13-09-2021 - 19:58:34 WIB
TERKAIT:
 
  • Kerjasama Polres Rohul dan Polda Riau Ungkap Kasus T.P. Curas Modus Bobol Mesin ATM BRI Rambah Hilir, 4 Pelaku Ditangkap.
  •  

    Gardametro.com- Riau - Polda Riau, berhasil mengungkap dan menangkap pelaku Tindak Pidana Pencurian dan Kekerasan (Curas) yang terjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI) di wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

    Data diterima dari keterangan tertulis
    Senin (13/9/2021) sore, dari Konfrensi Pers di Mako Polda Riau dipimpin Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi melalui Kabid Humas Kombes Pol Sunarto didampingi Dirkrimum Kombes Pol Teddy Ristiawan, Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito, membenarkan 4 Pelaku berhasil ditangkap di beberapa kota lintas Provinsi.

    Pengungkapan Curas ini, berawal dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim gabungan dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Riau dan Sat Reskrim Polres Rokan Hulu.

    Atas terjadinya peristiwa tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan cara mengancam menggunakan pisau terhadap korban Daniel Sapta (Teknisi mesin ATM) di jalan Diponegoro Sp Kumu Rambah Hilir Rokan Hulu, pada Selasa 31/8/2021). Para pelaku yang berjumlah 4 orang membobol mesin ATM BRI sebesar Rp. 775.000.000,- (Tujuh Ratus Lima Puluh Lima Juta Rupiah).

    Kemudian lanjut Aipda Mardiano, dari hasil penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta menganalisa rekaman CCTV dan diketahui salah satu pelaku dikenali sebagai RT als RS berada didaerah Lubuk Basung Agam Sumatera Barat, pelaku RT als RS (39 tahun) berhasil ditangkap pada Minggu (6/9) pagi. RT als RS ini adalah sebagai inisiator sekaligus eksekutor.

    Selanjutnya, sebut Paur Humas Polres Rohul, dari pengembangan dari pelaku RT als RS ini, tim berhasil menangkap 3 (tiga) orang pelaku lainnya di beberapa tempat, yaitu pelaku BM als BY (29 tahun) berperan sebagai sopir ditangkap di Jakarta, MA als BB (35 tahun) berperan sebagai eksekutor yang juga mengaku sebagai Manager Pimpinan Bank BRI ditangkap di Surabaya dan HB als BL (42 tahun) sebagai eksekutor ditangkap di Banyuwangi Jawa Timur.

    "Dari penggeledahan di rumah para pelaku, tim berhasil mengamankan barang bukti, antara lain dari pelaku RT als RS 1 pcs Jam Tangan Merk Alexandre Christie; 1 unit Handphone Merk Oppo Reno 6 warna Hitam;1 pasang sepatu warna coklat merk Gats; 1 unit Handphone Nokia Model TA1174 warna biru; 1 unit Hanphone merk Vivo warna biru muda; 1 kotak Handphone Oppo Reno 6 warna hitam, Uang tunai sejumlah Rp. 41.400.000,- (empat puluh satu juta empat ratus ribu rupiah).," Jelas Paur Humas Polres Rohul.

    Lalu dari pelaku HB als BL diamankan,
    1 Handphone Samsung Galaxy A01 warna hitam; Uang tunai sejumlah Rp. 39.900.000 (tiga puluh Sembilan juta Sembilan ratus ribu rupiah); 1 unit Handpone merk Iphone XR warna putih; 1 unit Handphone Android Huawei warna hitam; 1 Pcs Jam tangan Golden Hold warna Gold Crome; 1 kartu ATM Bank BCA nomor 5307952015383475; 1 lembar e-money bank Mandiri, 1 Buah Buku Tabungan Bank BCA Nomor Rekening 2640267324 an pelaku, 1 buah Buku Tabungan Bank JATIM Nomor Rekening 1253800361 an pelaku

    Selanjutnya dari pelaku BM als BY, 1 unit Mobil XENIA warna putih Nopol G 8510 HM, Uang Tunai Sejumlah Rp.90.900.000,- (Sembilan Puluh Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah),1 unit Handphone merk Mito warna hitam type Mito 128, 1 pcs Pisau Cutter merk kenko A 300 warna crem, 6 pcs gelang bulat emas + surat, 1 pcs kalung kaki emas + surat, 1 pasang anting jepit emas + surat, 1 (Satu) pcs cincin batu merah + surat, 1 pcs cincin ring emas putih + surat
    j. 1 (Satu) pcs liontin emas inisial ’N”+ surat, 1 pcs gelang emas putih + surat, 1 pcs gelang oval emas + surat, 1 pcs kalung emas + surat, 1 Unit Handphone merk Samsung A02 warna hitam, 1 buah Tas tempat wadah emas warna crem merk Prada, 1 lembar KTP an. Pelaku, 1 Buah Buku Tabungan + kartu ATM an. Pelaku dan 1 Buah Kartu ATM Bank BCA an. Pelaku

    Dari pelaku MA als BB diamankan, Uang Rp.2.900.000,-(Dua Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah), 1 Unit Handphone android merk Xiaomi warna rose gold, 1 unit Handphone merk Reno 6 warna hitam + kotak, 1 Lembar KTP Aceh an Pelaku, 1 Lembar KTP Jember an Pelaku, 1 Lembar Kartu Tanda Prajurit TNI nomor 317/40-151/DIB tanggal 08 November 2008 an. Pelaku, 1 buah buku tabungan Bank Mandiri Nomor Rekening 1750000428408 beserta 2 (Dua) kartu ATM an. Pelaku, 1 Lembar Kartu ATM Bank BCA nomor 5379412036738820 diakui milik tersangka dan berisikan saldo Rp. 79.400.372,- (Tujuh Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Ribu Tiga Ratus Tujuh Puluh Dua Rupiah).

    Dari hasil pemeriksaan intensif yang dilakukan, diketahui Otak TP Curas tersebut (Inisiator) berawal dari pelaku RT als RS yang diberhentikan dari pekerjaannya sebagai pengawal teknisi ATM di PT. SSI pada bulan Juni 2021. Kemudian RT als RS menghubungi MA als BB untuk mencari 2 (dua) orang rekan lainnya HB als BL dan BM als BY untuk melakukan pencurian

    "Setelah terjadi kesepakatan, pelaku MA als BB dan 2 rekannya langsung berangkat menuju Pasir Pengaraian Kabupaten Rokan Hulu menggunakan 1 (satu) unit mobil Xenia warna putih dari Jakarta," urai Paur Humas Polres Rohul.

    Masih Aipda Mardiano, pada hari Sabtu (28/8) MA als BB bersama 2 rekannya sampai di Rantau Berangin Kabupaten Kampar dan bertemu dengan pelaku RT als RS yang sudah menunggu, selanjutnya bersama sama melanjutkan perjalanan ke Pasir Pengaraian dan ke empat pelaku menginap dirumah keluarga RT als RS

    Pada Selasa (31/8/2021) sekira jam 22.00 Wib, pelaku HB als BL mendatangi rumah korban Danil Sapta, mengaku sebagai utusan dari Bank BRI.

    Pelaku mengatakan bahwa pimpinan Bank BRI ingin bertemu dan disanggupi oleh korban untuk bertemu disebuah bank di Pasir Putih (setelah korban memperbaiki kerusakan ATM)

    Setelah korban selesai memperbaiki mesin ATM Mandiri, pelaku memanggil korban untuk masuk ke mobil dengan alasan ditunggu pimpinan bank BRI. Sesampainya korban didekat mobil, pelaku MA als BB langsung menodongkan pisau sangkur ke perut korban dan berkata “Turuti kemauan kami, kau aman”.

    Pelaku RT als RS menutup mulut korban menggunakan lakban putih dan mengikat tangan korban menggunakan tali nilon. Kemudian mobil membawa korban ke arah ATM BRI yang berada di Jl. Diponegoro Simpang Kumu, Desa Rambah Hilir, Kab. Rokan Hulu.

    Setibanya dilokasi mesin ATM BRI, para pelaku melihat situasi masih ramai sehingga pelaku melanjutkan perjalanan dan kembali lagi ke lokasi ATM untuk memastikan keadaan sudah aman.

    Setelah situasi ATM BRI aman, pelaku menyuruh korban membuka kunci mesin ATM, begitu mesin ATM terbuka, pelaku mengambil kaset tempat penyimpanan uang didalam mesin ATM BRI dan memasukkannya kedalam mobil.

    Para pelaku kabur membawa serta korban dan menurunkannya di jembatan Batang Lubuh jalan Lingkar Desa Pemartang Berangan Kecamatan Rambah Kab. Rokan Hulu dengan keadaan tangan terikat dan mulut dilakban.

    Pelaku kabur kearah Sumbar sesampainya disana, para pelaku membagi-bagi hasil curas. RT als RS mendapat bagian sebesar Rp, 180.000.000,- (seratus delapan puluh Juta Rupiah), HB als BL mendapat bagian sebesar Rp, 180.000.000,- (seratus delapan puluh Juta Rupiah)
    MA als BB mendapatkan bagian sebesar Rp, 180.000.000,- (seratus delapan puluh Juta Rupiah) dan BM als BY mendapatkan bagian sebesar Rp, 130.000.000,- (seratus Tiga Puluh Juta Rupiah). Sedangkan Rp, 2.000.000,- (Dua Juta Rupiah) biaya akomodasi pelaku.

    "Saat ini, 4 pelaku disangkakan telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 365 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maks 9 tahun penjara." Pungkasnya.

    Sumber Bidhumas Polda Riau



     
    Berita Lainnya :
  • Kerjasama Polres Rohul dan Polda Riau Ungkap Kasus T.P. Curas Modus Bobol Mesin ATM BRI Rambah Hilir, 4 Pelaku Ditangkap.
  •  
    Komentar Anda :

     
    PILIHAN +
    01 Suami Istri Menggelapkan Uang Masyarakat Miliaran Rupiah, Berkedok Arisan Online
    02 Alm Briptu Nanda Asmara Dikebumikan, Keluarga Besar Polres Batubara Sangat Kehilangan
    03 Beredarnya Video Tidak Senonoh Diduga Oknum Anggota DPRD Kabupaten Nias Tidak Menjaga Marwah Dewan
    04 Cabuli Pelajar SMK, Ayah Tiri di Rawa Jitu Selatan Ditangkap Polisi
    05 Heboh, Warga Geger Kuburan Di Bongkar ,Tali Pocong di Curi
    06 Ponakan Sendiri Disetubuhi Oleh Seorang Perangkat Desa Banuasibohou
    07 Diduga Korupsi DD-ADD Pj Kades Antonioman Manaraja, Dan Terpilih Lagi Jadi Kades Defenitif Lahusa Fau
     
    GardaMETRO.com adalah Situs berita nasional terkini, media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Portal berita ini selama 24 jam dalam sepekan selalu update, dan secara kreatif mengawinkan teks, foto, video dan suara. Fokus pada pembaca di Indonesia dan luar negeri. Selengkapnya
     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Ekonomi
    + Politik
    + Nasional
    + Daerah
    + Hukrim
    + Gaya Hidup
    + Internasional
    + Indeks Berita
     
     

    Alamat Kantor

     
    Jl. Hangtuah Ujung No. 69
    Pekanbaru - Riau
    Hotline :
    www.GardaMETRO.com
    MEMBER OF :
    Ikatan Media Online (IMO)
    Indonesia Himpunan Pewarta Indonesia (HPI)
     
    © 2021 GardaMETRO.com, all rights reserved